Bismillah,.. Semoga Allah SWT meridhoi kita,..

Tips untuk mengetahui Kecukupan Cairan dalam Tubuh

Air merupakan zat gizi penting karena tubuh tidak dapat memproduksi dalam jumlah cukup sehingga harus diperoleh dari makanan dan minuman. Tubuh manusia mengandung air sekitar 55-78% tergantung pada ukuran tubuh. Dua pertiga bagian dari tubuh terdiri atas air. Makin muda seseorang, makin banyak kandungan air dalam tubuhnya. Janin mengandung air kira-kira 98%, tubuh bayi sekitar 75% dan tubuh orang dewasa 50-65%.

Dalam tubuh, 90% air diserap di usus kecil bagian atas dan bersirkulasi ke seluruh tubuh, 10% air diserap di usus besar. Air dikeluarkan sebagai urine 10-50 hari,.. artinya, tetes terakhir yang kita minum itu akan keluar dari tubuh 50 hari kemudian.

Fungsi air meliputi ; mengatur suhu tubuh, melembabkan jaringan mulut, mata, hidung, pelumas sendi, melindungi organ dan jaringan tubuh, membantu mencegah konstipasi dan sembelit, meringankan beban ginjal dan hati dengan melarutkan sisa-sisa metabolisme, membantu melarutkan mineral dan zat gizi lainnya sehinga dapat dimanfaatkan oleh tubuh, dan membawa zat-zat gizi dan oksigen ke sel.

Kebutuhan air untuk menjaga keseimbangan air dapat dipengaruhi oleh umur, aktifitas fisik, suhu, pola makan, dan status kesehatan (seperti saat hamil dan menyusui), serta demam. Jumlah air yang dikonsumsi minimum 2 gelas atau 8 gelas per hari. namun dalam kondisi beraktifitas berat pada suasana panas, kebutuhan konsumsi air dapat meningkat. Sebagian besar (60-70%) kebutuhan air manusia dipenuhi air minum. Sisanya dari makanan (20-30%). Sementara air akan keluar dari ; ginjal, kulit, saluran nafas, dan saluran cerna. Khusus untuk bayi usia 0-6 bulan, sumber air hanya berasal dari ASI saja.

Air yang memenuhi syarat untuk diminum adalah air yang tidak berasa, tidak berbau, dan jernih, tidak mengandung zat berbahaya bagi tubuh, seperti cemaran pestisida, logam berat kotoran biologis (kotoran hewan, jamur dan bakteri). Apabila keamanan air diragukan, dianjurkan untuk selalu merebus air sampai mendidih sebelum diminum.

Kekurangan air dalam tubuh 1-2% saja, sudah mengganggu kesehatan. Bila terjadi kekurangan air lebih besar, tubuh akan mengalami kekurangan cairan (dehidrasi). Dehidrasi berat, akan menyebabkan kematian. Ada cara untuk mengetahui status anda, dalam keadaan kurang atau tercukupi kebutuhan akan konsumsi air, yakni dengan cara melihat warna urin yang anda keluarkan.
Warna urin yang diperlukan bukanlah urin pagi hari, tetapi urin yang dikeluarkan berikutnya. Dekatkan di bawah sinar matahari atau sinar lampu warna putih/lampu neon untuk melihat hasil warna urin. Ceklah warna urin dengan bantuan grafik warna urin berikut ini :

Jika warna urin anda kuning dalam cakupan angka 1-3 seperti terlihat dalam gambar, maka bersyukurlah. Sebab itu berarti anda berkecukupan minum air hari ini. Selanjutnya, jika urine Anda masuk dalam tiga warna berikut dalam gambar 4-6, berarti asupan air hari ini harus ditambah. Warna yang cenderung oranye pada urine menunjukkan Anda kekurangan air minum.

Selanjutnya, berhati-hatilah jika warna urine Anda cenderung cokelat, seperti tampak pada gambar 7-8. Artinya, tubuh Anda benar-benar kekurangan cairan. Segera atasi dengan mengonsumsi ar putih lebih banyak. Jangan biarkan tubuh Anda bekerja keras tanpa asupan air, sehingga bisa merusak organ-organ penting di dalam tubuh.

Nah, mudah kan? Bagaimana warna urine Anda hari ini? Sudahkah cukup minumkah hari ini? Silakan cek sendiri!  :D

Sumber rujukan :
Urinary Indices of Hydration Status Int. J Sport Nutrition and Urinary Indices During Dehydration, Exercise and Rehydration Int. J Sport nutrition, 1998.

Perhimpunan Dokter Gizi Medik with Danone.

Nakita seri Sehat dan Bugar Berkat Gizi Seimbang. Prof. Soekirman, dkk, 2010. Gramedia.


Semarang, 25 Nov 2012 @ 00.11 WIB

Comments on: "Tips untuk mengetahui Kecukupan Cairan dalam Tubuh" (8)

  1. jadih tambah ngerti nih saya. tima kasih info nya….

  2. bagus banget ne penjelasannya kak retno, oya kk sekedar saran ne, bleh share tentang perhitungan cairan pada orang sakit, misalnya yang melalui infus, sebagainya, beserta contoh pasiennya y kk. sukses selalu kk

  3. didi priyanto said:

    Warna air seni sy hari ini bening.. bu guruuu.. 😄
    Terima kasih sharing ilmunya yang sangat bermanfaat ini, semoga membawa kebaikan yang banyak buat mbak Retno.. two thumbs up..!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: